MISTERI PEPATAH LAWANG TAJI DI PANDEGLANG BANTEN

MISTERI PEPATAH LAWANG TAJI DI PANDEGLANG BANTEN
Taukah anda di daerah pandeglang banten ada sebuah tempat atau jalan yang mempunyai cerita misteri yang dinamakan lawang taji,tmpat ini berada di jalan menuju tempat wisata villa biru yang letaknya di kadu engang pandeglang banten. Sebagian orang yang melewati tempat ini tidak tau bahwa jalan yang dilaluinya ternyata mempunyai misteri gaibh dari pepatah lawang taji, Lawang taji bisa juga disebut jalan menuju dunia lain ,dari suasana tempatnya terasa dingin dan sedikit lembab dan gelap,warga sekitar terbiasa dengan tempat ini namun,untuk para pendatang dan wisatawan yang melewatinya akan merasakan suasana yang berbeda,dari sisi aura dan hembusan anginnya Tidak banyak orang yang tau bahwa sebuah jalan menuju tempat wisata tersebut ada sebuah jalan menuju dunia lain,kecuali orang yang mempunyai kelebihan dalam perlihatanya atau yang mempunyai indra keenam... Satu cerita ada sebuah kegiatan kepramukaan SMA yang akan dilaksanakan di kaduengang, yang pada saat itu para murid berjalan bersamaan melewati jalan tersebut,anenya di tempat itu sedang tidak hujan dan jalanan pun tidak licin,tiba-tiba ada si pengendara motor yang terjatuh di jalan itu,dan suasananya pun sekejap terasa berbeda aura tempat itu terasa mencengkam,namun rombongan anak pramuka SMA tak mengetahui bahwa itu adalah sebuah pertanda tidak baik dalam perjalanan mereka, Setelah membantu mengevakuasi si pengendara motor itu ,rombongan anak pramuka SMA itu melanjutkan perjalananya,awalnya masih biasa dan tidak ada keanehan,tiba-tiba ada salah satu dari anak pramuka permpuan itu yang bercanda dalam perkataanya di perjalanan,yang mereka lihat pada saat sudah dipertengahan jalan banyak orang yang sedang nongkrong dan anak muda mudi sedang berfoto suasana masih normal,setelah itu salah satu siswa yang pada baris pertama rombongan anak pramuka SMA itu terjengkang jatuh ke belakang sampai berteriak kencang menjerit histeris ,semua orang yang berada disana perlahan mulai panik,dan panitia dari rombongan anak pramuka itu berdatangan membantu ,awalnya satu orang,dan perlahan menyebar ke siswa perempuan pramuka lainya ,ada sekitaran 7 orang siswa pramuka di rombongan itu yang kerasukan ,yang anehnya diawal rombongan pramuka SMA itu berjalan di tempat itu sangat ramai orang yang sedang nongkrong,namun setelah kejadian itu sekejap orang-orang di jalan itu menghilang dan tidak ada satu orang pun yang melihat orang-orang tersebut pergi ,hanya tersisa rombongan anak pramuka SMA itu, sungguh keanehan yang tidak masuk akal.setelah itu keributan anak-anak pramuka itu terdengar oleh para warga sekitar dan langsung membawa semua rombongan pramuka SMA itu ke pemukiman warga sekitar,ada salah seorang warga yang disebut sebagai kokolot warga tersebut berkata bahwa ada kesalahan dari acara dan tata tutur kata siswa yang membuat penghuni jalan tersebut menjadi marah,ada sebagian yang kerasukan yang memberitahu bahwa dunia ini sudah tua,ada yang memberitahukan bahwa tempat di jalan itu sangat sakral,dan tidak boleh gegabah dalam perkataan,dan ada satu pesan yang membeitahukan nama tempat itu dengan sebutan ‘’LAWANG TAJI ‘’ Semua orang ditempat merasa merinding saat mendengar salah seorang siswa tersebut berkata pesan yang disampaikan oleh yang merasukinya dalam bahasa sunda “ inget pesen aing barudak,eta tempat lain jeng kaulinan,eta tempat jeung lalu lalang arwah pelosok banten,gera aleling barudak dunya geus beurat geura tobat, nu harade kuatkeun kaiimanan jeng ibadah” Dalam bahasa indonesia” ingat pesan saya semuanya,itu tempat bukan untuk bermain,itu tempat datang pergi arwah pelosok banten,segera sadar semuanya dunia sudah berat segera tobat,yang baik-baik kuatkan keiimanan dan ibadah” Setelah mengucapkan pesan tersebut dengan sekejap para siswa yang kerasukan tersebut pulih dan sadar,dan meminta maaf dan meminta ijin ke tempat itu melalui si bapak yang disebut kokolot di warga tersebut. Dan akhirnya semua rombongan anak pramuka SMA itu selamat dan bisa melanjutkan perjalananya...... Nahhh... dari kejadian itu di simpulkan bahwa tempat itu adalah sebuah jalan menuju dunia lain atau disebut “LAWANG TAJI” maka dimanapun kita berada senantiasa menjaga tatakrama dan etika dalam perjalanan,sebab tak ada yang tau bahwa disetiap tempat itu pasti ada penghuninya... Terimakasih..sudah membaca artikel ini....

Komentar

Posting Komentar